Mendongeng #5

Kini, aku sudah dinyatakan sebagai manusia dewasa, meski masih sangat menyukai jika ada yang mendongeng, namun aku sadar diri, bahwa sudah saatnya lah aku yang mendongeng kan berbagai cerita saat ini.

Aku cukup bisa membanggakan imajinasiku untuk hal yang satu ini, tidak hanya dongeng biasa, dongeng horror pun bisa kuselipkan berbagai hikmah. Seperti, ketika aku memberikan nasihat untuk tidak mengangkat telpon dari orang yang tidak dikenal kepada anak kelas 3. Anak-anak ini hanya mempan dengan cerita horror, yang lain mendal men. Akhirnya kurangkai-rangkai lah cerita bernama “hantu poncil”, hantu yang hanya bisa muncul jika kita mengangkat teleponnya.

Tidak disangka, reaksinya justru, “Kak Enes! Aku mau cerita serem yang ada hikmah-hikmahnya dong!” BLAIK. Kapok kon Nes.

Betul saja, tidak usah menunggu lama, saya dapat laporan complain dari orang tua. Hahahaha. Cerita horror ini tidak ku lanjutkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s