Mendongeng #1

Sebelum masuk ke dalam kegiatan mendongeng yang saya biasa lakukan, baik ketika masih single maupun sudah double, triple, quadruple #loh. Biarkan saya bercerita mengenai awal dari semua ini.

Saya beruntung memiliki bapak dan ibu yang luar biasa. Saya juga beruntung lahir di jaman yang menyenangkan. Hampir setiap mau tidur saya pasti akan mendapat sebuah dongeng sebelum tidur, baik dari ibu saya maupun dari yangti (saat saya sedang dititipkan di Salatiga). Yangti banyak bercerita dari legenda atau fable maupun cerita rakyat, seperti kancil mencuri timun (hahahaha sungguh cerita yang tidak berfaedah sebetulnya). Lain lagi dengan ibu, ibu banyak bercerita dari buku anak-anak maupun karangan ibu sendiri. Yang paling kami bertiga ingat, tentunya series Penelope dan penelopi, dua orang kakak beradik berukuran mikro yang sering terpisah dan entah kenapa tidak pernah bertemu.

Kalau ibu sibuk, seringkali aku dan Ara juga bergantian bercerita untuk saudaranya, lebih sering aku yang meminta sih hahahha. Ara soalnya nempel bantal molor, ga perlu dicerita-ceritain gitu.

Cerita dan imajinasi begitu memenuhi hari-hariku di masa kecil. Oh! Aku dan Ara juga punya teman imajinasi loh, namanya…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s