Matematika Logis #4

Kehadiran mamas membuat hidupku menjadi (sedikit) lebih terstruktur. Banyak hal ditanyai sebab-akibatnya. Tidak ada lagi namanya gosip-gosip yang bersumber dari “katanya” lebih-lebih kalau belum research secara utuh, tapi udah bisa bilang, “mas kalau orang dari sini begini, kalau lulusan ini begitu atau kalau perempuan gini sedangkan laki-laki begitu,” udah aja siap-siap di bilangin, “jangan stereotyping” atau “jangan generalising.”

Untuk aku pribadi, kadang kesel sih digituin, tapi kalau dipikir-pikir ada benernya juga, jadi ga asal jeplak sebelum dipikirkan dengan matang. Apalagi untuk kaum hawa yang super duper pintar dalam membumbui kalimat yang kurang mumpuni. Saya yakin, sepertinya kaum hawa lebih jago bikin clickbait wkwkw.

Kalau katanya, ada rumus sederhana untuk logika dan perasaan. Jika logika menguat, maka perasaan akan melemah, begitu pula sebaliknya. Jadi, jangan membuat keputusan ketika sedang emosi. Bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang di sekitar kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s