Budaya Membaca #4

Karena sudah tinggal menghitung hari hingga tanggal pernikahan, tema bacaan saya pun semakin banyak merepet ke seputar persiapan pernikahan. Salah satu yang direkomendasikan oleh teman saya adalah Mengukir Peradaban karya Fahmi dan Zahra.

Duh, baca bukunya saya kok merasa jadi mahluk paling hina ya. Apalah saya dibanding Fahmi dan Zahra yang begitu cintanya pada Al-Qur’an dan sangat menjaga interaksi di antara keduanya. Inspiratif sekali.

Kalau bisa saya bilang, mereka berdua itu paket komplit dari pintar, santun dan sholeh/ah.

Buku yang ditulis oleh keduanya juga menyenangkan sekali, tidak hanya ada personal touch nya, melainkan juga pandangan secara ilmu agama dan teori akademis. Bagi saya yang memang sedang mempersiapkan, relatable banget apayang diceritakan oleh keduanya di dalam buku.

Kalau disuruh merekomendasikan buku ini, saya rasa paling tepat buku ini dibaca oleh mereka yang memang sedang mempersiapkan. Kalau bisa sih pas ada rambu-rambu akan diajak taaruf, langsung lah beli buku ini wkwk. Saya bisa terbilang agak telat belinya, udah proses terakhir, tinggal akad doang coy. Meski begitu, banyak kok yang bisa saya pelajari, terutama dalam mengembalikan niat awal mengapa ingin menikah.

Untuk yang belum terlihat hilal jodohnya juga bisa baca buku ini buat referensi, cuman ya gitu, rada ngawang jadinya (seperti saya ketika baca buku tentang nikah beberapa tahun silam. Hambar) wkwk.

Kurang lebih begitu ya fellow netijen, sampai jumpa di review buku saya berikutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s