Komunikasi Produktif – Day 5

*Hape masih tidak bisa digunakan. Sudah seminggu. Bukan detox.

*kinda frustrated.

 

Okay, jadi mood swing lagi bener-bener parah banget hari ini. But, luckily, using my friend’s phone, I can talk with my father, and he told me that my communication is getting better. Bapak bilang, “kamu udah pinter ya, udah bisa memilih bahasa yang baik untuk menghadapi Eyang yang sedang ngambek.”

Kuncinya adalah kita nggak baperan. Meski kita tahu saat itu Eyang sedang ngambek, tapi jangan terpengaruh dengan kalimat-kalimat ngambeknya, lebih banyak ngobrol tentang selanjutnya akan seperti apa? Eyang ingin bagaimana? Dan kalau Eyang sudah memilih, maka tugas kita hanya meng-iya-kan dan melaksanakan. Jangan ikut-ikutan ngambek.

Itu sedikit cerita tentang komunikasi produktif hari ini. Terus saran bapak, aku harus menjaga intonasi suara agar tidak terlalu tinggi dan berkesan ngajak berantem. Well, aku kalo panic langsung auto tinggi gitu suaranya, mana tadi anak-anak lagi rame-ramenya, jadi khawatir suaranya ga kedengeran sama bapak dan ibu. Jadi begitu deh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s