Komunikasi Produktif – Day 4

Ada banyak pola komunikasi di dunia ini yang membuat banyak pihak sering salah paham, padahal rumus dalam komunikasi itu simpel menurut saya: memahami. Memahami kondisi, memahami situasi, memahami lawan bicara, memahami tujuan yang ingin disampaikan, dan memahami diri sendiri.

Mudah diucapkan, tak semudah melakukannya. Ada banyak hal yang harus kita ketahui sebelum bisa memahami. Keterbukaan dan penerimaan menjadi sangat penting di kala dua kebiasaan bersatu. Jangan memaksakan keinginan kita secara sepihak. Itu yang saya pelajari selama menerapkan komunikasi produktif dari kelas bunsay.

Di dalam materi tertera bahwa, “kita sebagai pihak yang mengkomunikasikan bertanggung jawab penuh terhadap penerimaan informasi dari pihak lawan.” Jadi, kalau lawan bicara tidak paham dengan apa yang kita sampaikan, kesalahan ada pada cara komunikasi kita, bukan mereka.

Setelah beberapa kali terjadi dengan saya, saya mulai intropeksi diri, apakah cara bicara saya yang terlalu cepat, apakah saya mudah emosi sehingga pesan yang harusnya tersampaikan secara jelas menjadi rancu dengan emosi. Apakah saya terlalu tinggi dalam berekspektasi, apakah bahasa yang saya pakai bukan bahasa yang sering mereka dengar sehari-hari. Satu per satu pertanyaan apakah saya tanyakan pada diri sendiri, hingga akhirnya saya tahu letak dimana saya bisa memperbaiki diri.

Saya belajar untuk tidak mudah menyalahkan orang lain, melainkan lihat dulu ke dalam diri sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s