October Journey (1)

Bulan ini dimulai dengan sebuah keseruan, tepat tanggal 1 aku dan adik-adik akan menjadi pembicara di acara wisuda matrikulasi IIP Jakarta. Kupandangi lagi kalender di buku catatanku, Oktober akan menjadi bulan tersibuk di tahun ini, atau setidaknya bulan tersibuk setelah aku pindah ke Salatiga.

Bismillah, dan kami pun mulai melangkah menuju bandara.

Sabtu, 30 September 2017

14.35 WIB

Bandara hari ini terlihat lebih ramai dari biasanya, ditambah dengan adanya jerit tangis seorang perempuan yang usut punya usut ternyata istri dari napi yang sedang dipindahkan. Aku melihat berkeliling, teras bandara Ahmad Yani yang tidak besar menambah sumpeknya suasana siang kali ini.

Untunglah antrian di line pesawat kami tidak panjang, sehingga kami bisa menyelesaikan rangkaian check and re-check bandara dalam waktu singkat. Sembari menunggu, aku menyelesaikan satu dua bacaan webtoon dan sesekali berbincang dengan bapak, ibu, ara dan elan.

15.45 WIB

Panggilan untuk boarding bagi pesawat kami, akhirnya, sesaat lagi aku bisa duduk dengan tenang dan melanjutkan tidur. I LOVE SLEEPING SO MUCH.

17.09 WIB

Aku terbangun karena merasakan guncangan saat roda pesawat mulai bersentuhan dengan landasan di lapangan terbang. Berbeda dari saat aku masih SMP, saat ini para penumpang pesawat sudah lebih sabar untuk menunggu pesawat berhenti sebelum mengambil bagasi kabin. Tinggal mengasah sedikit lagi rasa sabar mereka untuk tidak segera mengutak-utik HP sebelum berada di dalam gedung bandara.

Perjalanan singkat yang cukup melelahkan, rasanya ingin segera merebahkan diri di kasur, belum lagi script presentasi untuk besok belum selesai aku buat. Ugh, cepatlah selesai perjalanan ini, aku mulai tidak tenang.

17.30 WIB

Setelah memastikan bahwa tidak ada bagasi yang tertinggal, Aku serta adik-adik berpisah dengan bapak dan ibu. Yap, kami akan melakukan kegiatan bersamaan esok pagi, hanya saja terpisah sejauh 101 km. Aku, Ara dan Elan akan pergi menuju Jakarta Kota, bapak dan ibu akan pergi menuju Serang.

Selepas berpamitan dengan bapak dan ibu, kami memilih kursi tunggu yang terletak di dalam bandara. Simpel saja, di luar sangat panas, udara Jakarta tidak pernah bisa bersahabat dengan kulit kami semenjak kecil. Itu pula yang menjadi alasan kami pindah ke Salatiga 13 tahun silam.

17.48 WIB

Mulai bosan menunggu, Ara mengeluarkan HP nya dan mulai bermain game pengasah otak yang baru saja di downloadnya, setelah ia berhasil menamatkan cryptogram dan candy crush saga. Anak itu memang sangat terobsesi untuk mempertahankan predikat pintarnya, sehingga tak sembarang game ia mainkan.

Game baru ini sangat seru, ia memiliki beberapa tingkatan level dengan permainan yang berbeda di setiap levelnya. Mulai dari mengurutkan angka hingga estimasi hari dan tanggal menggunakan sekian rumus aljabar.

18.35 WIB

Akhirnya, panitia yang ditunggu-tunggu datang juga. Macetnya Jakarta memang selalu menjadi alasan klasik bagi keterlambatan, tapi kami maklum, kasihan juga mendengar cerita perjalanan dua orang ibu supel yang menembus Jakarta dari Depok dalam waktu 4 jam. Terbayang jeritan kopling mobil yang diinjak berkali-kali, mungkin kalau bisa berbicara dia akan minta dipindahkan ke Salatiga juga dibanding tersiksa hidup di Jakarta.

Dalam perjalanan menuju hotel, kami disambut oleh kemacetan yang cukup lumayan, meski tidak separah jalanan yang berada di seberang kami. Ah, aku tidak lagi paham dengan kota ini, dengan segala kesusahannya, tetap saja banyak orang yang betah tinggal disini.

21.00 WIB

Akhirnya kami tiba di hotel, tanpa banyak bicara, langsung saja kutenggelamkan badanku ke kasur. Laptop yang sudah kupersiapkan untuk ku jamahi demi sebuah presentasi yang baik esok hari tak kuasa kusentuh. Mata ini terlalu berat meski hanya sekedar untuk berpindah tempat. Jika bukan karena rintihan perut, mungkin aku lebih memilih tidur ketimbang makan.

Esok hari yang mendebarkan menanti, semoga saja semua berjalan dengan baik dan menyenangkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s