Baginda Raja dan Negeri Porak Poranda

Bolehkah aku menyampaikan sesuatu baginda Raja? Sebuah rasa yang kupendam dan kebingungan yang tak kunjung hilang. Sebuah mimpi yang hanya jadi angan, tentang Negerimu yang terombang-ambing oleh jaman. Di saat anak muda tak lagi paham makna berbeda dan dan para sesepuh tak lagi mampu untuk bersatu.

Kenapa kami tak lelah mencela sesama, tapi lupa untuk memperbaiki diri dan lingkungannya? Kenapa kami begitu ambisius untuk dianggap benar, padahal kebenaran hanya milik Allah semata? Kenapa tujuan kami sama namun tak boleh mengambil jalan yang berbeda, meski seribu jalan terbentang menuju Roma, Yang Mulia?

Haruskah kami kembali terjun ke dalam jurang kesulitan untuk dapat memaknai kebahagiaan? Atau perlukah untuk darah tertumpah sebelum kami paham bagaimana cara meminta maaf? Kekuasaan semu yang dikejar seluruh penjuru Negeri ini, melalaikan mata dan hati kami bagaimana cara untuk berbagi. Semua berlomba menjadi Robinhood, dermawan dengan uang colongan. Apakah itu Negeri yang Engkau inginkan Baginda?

Bantu hamba, Baginda. Bantu hamba untuk menjadi bagian dari perubahan yang mampu memancarkan cinta bagi semesta. Meski hamba sadar bahwa akan banyak aral melintang, namun jangan hilangkan rasa cinta hamba kepada NegeriMu, Baginda. Karena hanya rasa itu yang tersisa di antara porak poranda, hanya rasa itu yang mampu menghapuskan kebencian yang melanda.

Sekian hamba bercerita, salam dan kehormatan selalu terlantun untuk Baginda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s