A Dandelion (2)

Day 1

Hari ini waktunya packing dan pindahan, deg-degan banget karena akan beranjak dari sarang ternyaman se-Bandung Raya, mana toko Eiger baru buka lagi di sebelah. Deket banget sama jalan raya dan diapit dua supermarket besar. Kurang nyaman apa kos ini. Tapi ya, kita tidak akan berkembang jika terus berada di zona nyaman. Bismillah, waktunya melangkah.

Kontrakan baruku berada di Komplek Girimekar Permai, aku mendapatkan infonya dari teman SMA ibu, om Agus Himawan, yang juga tinggal disana. At least, ada tempat untuk dimintai tolong jika ada hal-hal urgent. Yang bikin aku kesengsem sama rumah ini adalah suasananya yang masih di kampung, hawa pegunungannya serta perumahannya dijaga satpam, sehingga lebih aman untuk aku tinggali.

Rumahnya luas, tipe 45 dengan 2 kamar dan 1 kamar mandi. Dapurnya super luas dan terletak di area belakang yang meski dikelilingi tembok, tapi masih tembus ke halaman depan rumah. Ada taman kecil yang bisa ditanami serta garasi mobil (siapa tahu nanti mobilnya datang menyusul). Airnya super dingin dan bersih, katanya sih sebetulnya air disini bisa diminum langsung jika pipa-pipanya didesain untuk itu.

Okay, back to the packing, karena barangku tidak terlalu banyak (well, kos seluas 3x4m bisa menampung berapa banyak sih), jadi hanya diperlukan waktu kurang dari 1 hari untuk mengepak semua barang ke dalam beberapa koper dan kardus. Tadinya kami mau membawa barang-barangnya pakai go box, hanya saja setelah di cek harganya, kok ya tidak masuk akal budget. Dari kos ku ke kontrakan hanya berjarak +/- 5km, tapi biaya angkutnya bisa mencapai Rp200 rb, kan sesuatu. Setelah bingung, galau, dan uring-uringan, akhirnya dapet juga kontak supir mobil box dari om Agus (untung ada teman ibu!). Dan kamipun meluncur~

Saat itu keadaan rumah masih super kotor dan sangat gelap. Hanya ada 1 lampu yang terpasang serta belum ada furniture apapun. Pokoknya keadaan rumah mirip banget sama pengungsian korban bencana alam, kardus belom dibuka, kami tidur menggunakan kasur gulung yang dibawa dari kontrakan. Makan juga apa yang ada dan apa yang lewat aja. Malam ini kami tidur dengan super gelap.

 

Bersambung ke “A Dandelion (3)”….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s